Rabu, 26 Juni 2013

10 Produk Makanan dan Minuman Indonesia Go Internasional

"Right or Wrong, Indonesia is my Country" Bangga menjadi orang Indonesia, harus bangga juga doonk dengan produk-produknya :) Selain 10 produk Makanan dan Minuman Indonesia di bawah ini yang sudah Go Internasional.


1.  EQUIL

http://www.equil-mineralwater.com/images/contentRight_slide_images_05.jpg

Equil adalah air minum mineral kemasan produksi perusahaan Indonesia, PT. Equilindo Lestari. Tidak hanya kalangan atas di Indonesia, seperti sering terlihat Equil menjadi minuman pada rapat-rapat DRR dan kabinet.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtOJWkVIrjgLzHziM8lOv3O6QyuXCC5SHJQjcJI41enoYADUVtFghANct9I_CfdqmPZg30vzogeaeFh4NNCmGdTMZ-0mNCWIdqU7JHPJU6q_eWRDFdIFiFwKU0-Yp4jvmx3GbzKXm4DUaS/s1600/EQUIL-ri.jpg
 Air minum kemasan mewah Equil yang dihasilkan dari sumber mata air di sukabumi, Jawa barat, minuman ini juga telah merambah pasar dunia, seperti Singapura, Australia, Hongkong, Arab Saudi dan Italia. Desain botol-nya yang ekslusif dan kualitas air yang memenuhi standar kualifikasi Internasional, menjadikan Equil minuman kelas internasional.

2. KOPI KAPAL API

http://2.bp.blogspot.com/_BWzYxd3Duc8/TNkpfZnhJVI/AAAAAAAABUw/3wfmp4eX2W0/s400/kopi+kapal+api.jpg

Siapa yang tidak kenal dengan kopi Kapal Api? Begitu melekatnya merek ini di Indonesia, terutama bagi para penikmat kopi. Oleh pendirinya, Goe Soe Loet, brand "Kapal Api" dipilih lantaran menjadi simbol kemapanan dan luxury di era 1920-an. Kini PT. Santos Jaya Abadi telah memiliki 5 brand kopi dipasaran, serta pengembangan usaha (diversifikasi) lewat Kafe Exelso dan Cafe Grazia. Tidak hanya di Indonesia, Kopi Kapal Api juga telah menembus pasar Malaysia, Myanmar, dan China.

3.  EXTRA JOSS

http://us.images.detik.com/content/2008/04/09/4/extrajoss-dalam.JPG

Untuk pasar dalam negeri, Extra Joss merupakan produk minuman berenergi yang sangat populer. Minuman produksi PT. Bintang Todjoeh ini telah diekspoer ke Filipina dan menguasai 80% pasar minuman berenergi di sana. Sementara di Malaysia sejak masuk negara ini pada 2007, penjualan Extra Joss telah mencapai 100ribu dolar AS per-bulan. Sedangkan di Vietnam, penjualannya mencapai Rp. 2 miliar per-tahun.

4. HATTEN BALI WINES
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQOmCQFzSf9iTI898jkfeBsuwMr4GNECGVLrR-1aqV8f85h2eQ5MY9fIMjGptEFM2qzZRCNYXEoWTA30U_xkxALa-Qb4nXNE7MpaHGtUFhFFFq1SyG-Gkb2hqxs7YL_TAT0QRU7mhk88qq/s1600/Hatten_Wines.jpg
Seorang pecinta anggur (Wine), I.B. Rai Budiarsa, asal Bali, sungguh tidak asing lagi dengan ilmu membuat minuman dari anggur. Selain berlatar belakang pendidikan pada jurusan food processing, dia juga berasal dari keluarga yang telah berpengalaman membuat brem dan arak Bali sejak 1960-an. Sejak 1994, Gus Rai, panggilan akrabnya mulai memproduksi anggur (wine) buatan Bali, yang anggur-anggurnya berasal dari kebun anggur (vineyard) pribadi yang berlokasi di Singaraja, Bali. Selain itu juga memiliki pabrik penyulingan anggur (winery) yang telah memproduksi 8 jenis wine, hal inilah yang membuat Hatten Wines menjadi winery pertama di tanah air yang dapat dikatakan 100% Indonesia. Salah satu produk andalannya adalah Hatten Wine Rose yang pernah mendapatkan penghargaan di London pada 2003. Ekspor Hatten Wines kini telah mencapai Singapura, Maladewa dan negara-negara Eropa seperti Belgia, Inggris dan Belanda.

5. INDOMIE

http://anotherfool.files.wordpress.com/2007/11/n8204624_31603282_6861.jpg

Seperti dilansir id.berita.yahoo, berdasarkan survei konsumsi mi per-orang, Indonesia berada pada urutan ke-2 dengan jumlah konsumsi 63 kemasan per-orang per-tahun setelah Korea Selatan dengan 69 kemasan per-orang. Tidak heran jika mi menjadi salah satu makanan utama masyarakat Indonesia selain Nasi (terutama, mungkin saat belum gajian dan yang indekos hehe). Mi goreng Indomie adalah salah satu fovorit, tidak hanya di Indonesia, negara tetangga seperti Singapura, Brunei, dan Malaysia, bahkan sampai Nigeria pun menggemari-nya. Mi goreng Indomie ini juga telah sampai ke negeri asal-nya di China, termasuk Hongkong serta Eropa dan sejumlah negara Afrika. Luasnya distribusi tersebut, tidak salah bila Indofood dijuluki produsen mi instan terbesar di dunia.

6. MARIZA FOOD

http://img.21food.com/20110609/product/1211594259296.jpg

Kisah sukses PT. Marizarasa Sarimurni bermula dari selai srikaya yang beredar pada 1973. Disusul dengan berbagai produk selai dengan rasa cokelat dan rasa buah-buahan yang juga berhasil mendulang sukses. Kemudian bekembang dengan produk kue lapis yang hingga saat ini menguasai pasar produk kue di Indonesia. Selai, kue, dan sejumlah produk makanan PT. Marizarasa Sarimurni, kini telah diekspor ke kawasan negara-negara Asia Tenggara, Jepang, negara-negara Eropa, dan Amerika Serikat.

7. ES TELER 77

http://www.esteler77.com/images/outlet/556abcabcfd92dae62f1.jpg

Es Teler 77 didirikan pada 1982 oleh Murniati Widjaja dengan dukungan sang suami. Bagi keluarga Widjaja, 77 merupakan nomor keberuntungan. Menurut Anton Widjaja, wakil direktur PT. Top Food Indonesia, pemegang master franchise Es Teler 77, pada awal didirikan karyawannya baru sekitar 5 orang. Pada 1987, franchise pertama dibuka di Solo, Jawa Tengah. Saat ini Es Teler 77 telah mencapai sekitar 180 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan mempekerjakan sekitar 2000 orang. Tidak hanya di dalam negeri, Es Teler 77 telah go internasional ke Singapura, Malaysia, Australia, Beijing, dan Jeddah.

8. SILVER QUEEN

http://www.coklatdelfi.kaffah.biz/upload/user/linda_female_0703@yahoo.co.id/09-Oct-2012/Silverqueen_Midi1.jpg

Silver Queen, Chunky Bar, dan Ceres adalah merek coklat yang telah dikenal di Indonesia, diproduksi oleh PT. Petra Foods yang merupakan salah satu pemain utama di pasar global. Petra Foods, perusahaan milik keluarga Chuang ini, menjadi pesaing berat M&M'S, produsen coklat nomor satu asal Amerika. Produk-produk Petra Foods telah merambah sekitar 17 negara di dunia, diantaranya Thailand, Jepang, Filipina, Hong Kong, Australia, dan China.

9. KACANG DUA KELINCI

http://klimg.com/bola.net/library/p/dua-kelinci.jpg

Bemula dari Surabaya pada 1972, dengan melakukan pengemasan-ulang (repacking) untuk kacang garing dengan merek "Sari Gurih" berlogo dua kelinci. Produk kacang ini mulai berkembang menjadi industri pada 1985 dengan didirikannya PT. Dua Kelinci. Dengan selalu berinovasi dan megikuti perkembangan teknologi pada mesin-mesin produksinya, menjadikan Dua Kelinci salah satu produsen kacang yang terkenal di Indonesia. Kini PT. Dua Kelinci telah memproduksi beragam produk yang mencapai lebih dari 80 varian, dan telah pula menembus pasar dunia, seperti Singapura, Malaysia, Brunei, Amerika, Belanda, dan Saudi Arabia. Dan pada Agustus 2010, telah menanda tangani kontrak sponsor dengan salah satu klub sepakbola dunia terkenal Real Madrid.

10. J.CO DONUTS

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAl2A99DKETZ2J16tseEYicoe8EPqNesB_fmMc43bdewD_3N4O3AUAZGsB9AXjrCg9m61YT_1Mi8t_nzV2r6fFT0q2aOtTjug7XaibHlzDLHMRtJOfPeehbeAB9Qu4CzHeMtqWYjbib4E/s320/Jco+logo.jpg

Beberapa tahun terakhir ini, donat seakan tak asing lagi dan telah menjadi salah satu makanan favorit bagi masyarakat Indonesia. Salah satu yang berperan membuat hal tersebut adalah J.CO Donuts, yang outletnya selalu dipenuhi antrian para penikmatnya. Inovasi rasa dan bentuk, serta kualitas bahan yang baik, merupakan kunci sukses merek ini. J.CO kini juga bisa ditemui di Malaysia dan Singapura.
 
sumber: http://tertop10.blogspot.com/2012/12/10-produk-indonesia-go-internasional.html
 

0 komentar:

Posting Komentar

Sample text

Pages

Social Icons

Social Icons

Blog Archive

About Me

Foto Saya
Facebook: https://www.facebook.com/yutdydili.ramadhani Twit: https: @YutdyDili Ask.fm: http://ask.fm/Yutdy

Followers

Search Me